Langsung ke konten utama

Teknik dan panduan membuat daftar isi dengan Multilevel List

MEMBUAT DAFTAR ISI

PETUNJUK MENGERJAKAN: 

1. Bukalah lembar kerja baru pada PC dihadapan anda. 

2. Ubah format jenis huruf dari Calibri menjadi Arial, lalu atur margin kertas untuk bagian atas dan kiri 4 cm, kanan dan bawah 3 cm, spasi 1,5 dan spasi 1 (lihat point no.14), dan jenis kertas A4. 

3. Tuliskan Daftar Isi pada baris pertama, posisi tulisan di tengan (center text), setelah itu enter sebanyak 2 kali, dan pastikan posisi kursor berada di sebelah kiri. 

4. Klik panah di sebelah kanan bawah pada tools Paragraph, sehingga terbuka kotak dialog paragraph. 


5. Klik tabs pada bagian bawah kiri, sehingga akan terbuka kotak dialog tabs. 




6. Pada kotak Tab stop position tuliskan 13 cm, lalu pada perintah Leader pilihlah nomor 2. Keterangan nomor tanda sebagai berikut: 

a. Nomor 1 None artinya tidak ada tanda yang tampil pada kertas kerja anda. 

b. Nomor 2 ….. artinya akan tampil tanda titik-titik halus pada kertas kerja anda. 

c. Nomor 3 ….. artinya tanda titik-titik akan tampil di bagian tengah. 

d. Nomor 4 ____ artinya akan muncul tanda garis tidak terputus di kertas kerja anda. 

e. Nomor 5 …… artinya tanda titik-titik akan muncul di bagian atas. 

Untuk daftar isi, lembar formulir isian dan lain-lain yang sejenis silahkan anda pilih nomor 2.

7. Setelah itu klik SET, maka secara otomatis kursor akan berpindah ke baris bawah. 

8. Tuliskan kembali 13,5 cm lalu klik SET. 

9. Pada perintah Alignment, biarkan tanda pada posisi left karena artinya posisi kursor ada di sebelah kiri. 

10. Selanjutnya pilih OK, maka daftar isi dapat sebera anda buat dengan rapi. 

11. Untuk memunculkan titik-titik setelah selesai menuliskan kalimat gunakan tab pada keyboard, lalu tekan tab sekali lagi untuk memberi jarak nomor halaman. 

12. Untuk berpindah ke baris berikutnya tekan enter. 

13. Buatlah daftar isi Laporan Praktik Industri atau Laporan Proyek Akhir dengan susunan seperti pada contoh 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kegunaan dan Fungsi Dari Tombol Keyboard

Fungsi tombol-tombol Pada Keyboard Begitu banyak tombol yang ada pada keyboard dan begitu banyak pula fungsi dari masing-masing tombol. Berikut Penjelasan kegunaan penekanan tombol tunggal. F1 = banyak digunakan untuk help F2 = rename, change volume F3 = searching F5 = refresh, slide show pada powerpoint F6 = addressing F12 = save as Prt Scr SysRq = Print screen (men-shoot tiap tampilan yang ada di monitor) Scroll Lock = mengunci fungsi glidder dari sebuah mouse scroll Pause Break = mengubah kondisi komputer menjadi stand by Tab = loncat beberapa karakter Caps Lock = mengubah huruf menjadi huruf kapital Shift = mengubah karakter dan mengaktifkan fungsi simbol pada kondisi tertentu Num Lock = mengaktifkan fungsi tombol numerik di sebelah kanan pada keyboard Home = mengembalikan posisi kursor pada awal kalimat End = melrtakkan kursor pada posisi di akhir kalimat Page Up/Pg Up = menaikkan layar per paragraf P...

Fungsi “LEFT”, “MID”, “RIGHT” untuk mencari berberapa karakter dari suatu kata

Fungsi “LEFT”,”MID”,DAN “RIGHT”. Untuk mencari beberapa karakter dari suatu kata Fungsi Text  Fungsi text digunakan utnuk membaca pada bagian tertentu dari suatu teks yang terdapat pada sebuah sel. Teks yang terbaca terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian kiri, tengah dan kanan.  1. LEFT(Text;Num_chars)  2. MID (Text;Start_num;Num_chars)  3. RIGHT(Text;Num_chars)  Keterangan  Text : Letak sel dari teks yang akan dibaca  Start_num : Nomor karakter pertama dari teks yang akan dibaca  Num_chars : Jumlah karakter yang dibaca Ketentuan:  Nomor siswa terbagi menjadi tiga bagian:  1. Dua karakter di sebelah kiri adalah Tahun Angkatan  2. Empat karakter di tengan adalah Nomor Induk  3. Satu karakter disebelah kanan adalah Jurusan  4. Nomor induk (B5) Jurusan (C5)  1. Jika “L” maka “LISTRIK”  2. ...

Menggunakan fungsi logika “IF” dan contoh penggunaanya

Fungsi Logika Fungsi logika atau IF berfungsi untuk menguji suatu logika kondisi dengan syarat tertentu untuk mendapatkan nilai benar atau salah. Logika tunggal adalah pengujian dengan menggunakan satu syarat yang ditetapkan. Statemen fungsi logika IF adalah sebagai berikut:  =IF(Logica_test; Value_if_true; Value_if_false) Keterangan : Logical Test : Sel yang diuji dan syarat yang ditetapkan  Value If True : Kondisi jika syarat yang ditetapkan terpenuhi  Value If False : Kondisi jika syarat yang ditetapkan tidak terpenuhi  Contoh:  Jika Kode adalah ‘S’, maka Keterangan “Simpati”  Jika Kode adalah ‘M’, maka Keterangan “Mentari”  Fungsi Logika Bertingkat  Logika bertingkat terjadi jika syarat yang ditetapkan lebih dari satu.  Contoh:  Jika Kode adalah ‘S’, maka Keterangan “Simpati”  Jika Kode adalah ‘M’, maka Keterangan “Mentari”  Jika Kode adalah ‘I’, maka Keterangan “IM3”...