Langsung ke konten utama

Kegunaan dan Fungsi Dari Tombol Keyboard

Fungsi tombol-tombol Pada Keyboard


Begitu banyak tombol yang ada pada keyboard dan begitu banyak pula fungsi dari masing-masing tombol. Berikut

  • Penjelasan kegunaan penekanan tombol tunggal.

F1 = banyak digunakan untuk help

F2 = rename, change volume

F3 = searching

F5 = refresh, slide show pada powerpoint

F6 = addressing

F12 = save as

Prt Scr SysRq = Print screen (men-shoot tiap tampilan yang ada di monitor)

Scroll Lock = mengunci fungsi glidder dari sebuah mouse scroll

Pause Break = mengubah kondisi komputer menjadi stand by

Tab = loncat beberapa karakter

Caps Lock = mengubah huruf menjadi huruf kapital

Shift = mengubah karakter dan mengaktifkan fungsi simbol pada kondisi tertentu

Num Lock = mengaktifkan fungsi tombol numerik di sebelah kanan pada keyboard

Home = mengembalikan posisi kursor pada awal kalimat

End = melrtakkan kursor pada posisi di akhir kalimat

Page Up/Pg Up = menaikkan layar per paragraf

Page Down/Pg Dn = menurunkan layar per paragraf

Del = menghapus per karakter dari depan

insert/ins = me-replace per karakter

Backspace = mengahapus per karakter dari belakang

Space = lompat satu karakter

arrows keys = tombol navigasi

Escape = membatalkan suatu tahap perintah

[lambang Windows] = mengaktifkan start menu


  • Dalam menggunakan aplikasi Ms. Office (khususnya MS. Word), ada beberapa tombol keyboard yang mempunyai fungsi apabila dikombinasikan atau digabungkan dengan tombol lainnya. Di bawah ini fungsi-fungsi dari kombinasibeberapa tombol. Kombinasi Berfungsi untuk : 


Ctrl+ A Select all

Ctrl+ B Bold

Ctrl+ C Copy

Ctrl+ D Font

Ctrl+ E Center alignment

Ctrl+ F Find

Ctrl+ G Go to

Ctrl+ H Replace

Ctrl+ I Italic

Ctrl+ J Justify alignment

Ctrl+ K Insert hyperlink

Ctrl+ L Left alignment

Ctrl+ M Hanging indent

Ctrl+ N New

Ctrl+ O Open

Ctrl+ P Print

Ctrl+ Q Normal style

Ctrl+ R Right alignment

Ctrl+ S Save / save as

Ctrl+ T Left indent

Ctrl+ U underline

Ctrl+ V paste

Ctrl+ W Close

Ctrl+ X Cut

Ctrl+ Y Redo

Ctrl+ Z Undo

Ctrl+ 1 Single spacing

Ctrl+ 2 Double spacing

Ctrl+ 5 1,5 spacing

Ctrl+ Esc Start menu

Alt+F4 ShutDown atau menutup program yang sedang aktif

Shift + F10 Alternatif klik kanan

[lambang Windows] + M me-minimize semua program

[lambang Windows] + Shift + M me-maximize semua program

[lambang Windows] + E membuka Windows Explorer

Ctrl + Alt + Del restart

Alt + (tiap huruf pada sistem yang karakternya bergaris bawah) menuju ke perintah yang diharapkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi “LEFT”, “MID”, “RIGHT” untuk mencari berberapa karakter dari suatu kata

Fungsi “LEFT”,”MID”,DAN “RIGHT”. Untuk mencari beberapa karakter dari suatu kata Fungsi Text  Fungsi text digunakan utnuk membaca pada bagian tertentu dari suatu teks yang terdapat pada sebuah sel. Teks yang terbaca terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian kiri, tengah dan kanan.  1. LEFT(Text;Num_chars)  2. MID (Text;Start_num;Num_chars)  3. RIGHT(Text;Num_chars)  Keterangan  Text : Letak sel dari teks yang akan dibaca  Start_num : Nomor karakter pertama dari teks yang akan dibaca  Num_chars : Jumlah karakter yang dibaca Ketentuan:  Nomor siswa terbagi menjadi tiga bagian:  1. Dua karakter di sebelah kiri adalah Tahun Angkatan  2. Empat karakter di tengan adalah Nomor Induk  3. Satu karakter disebelah kanan adalah Jurusan  4. Nomor induk (B5) Jurusan (C5)  1. Jika “L” maka “LISTRIK”  2. ...

Menggunakan fungsi logika “IF” dan contoh penggunaanya

Fungsi Logika Fungsi logika atau IF berfungsi untuk menguji suatu logika kondisi dengan syarat tertentu untuk mendapatkan nilai benar atau salah. Logika tunggal adalah pengujian dengan menggunakan satu syarat yang ditetapkan. Statemen fungsi logika IF adalah sebagai berikut:  =IF(Logica_test; Value_if_true; Value_if_false) Keterangan : Logical Test : Sel yang diuji dan syarat yang ditetapkan  Value If True : Kondisi jika syarat yang ditetapkan terpenuhi  Value If False : Kondisi jika syarat yang ditetapkan tidak terpenuhi  Contoh:  Jika Kode adalah ‘S’, maka Keterangan “Simpati”  Jika Kode adalah ‘M’, maka Keterangan “Mentari”  Fungsi Logika Bertingkat  Logika bertingkat terjadi jika syarat yang ditetapkan lebih dari satu.  Contoh:  Jika Kode adalah ‘S’, maka Keterangan “Simpati”  Jika Kode adalah ‘M’, maka Keterangan “Mentari”  Jika Kode adalah ‘I’, maka Keterangan “IM3”...