Langsung ke konten utama

Menjelaskan fungsi tanda “String” ($) atau nilai absolut dalam penggunaan rumus Ms Excell

Mejelaskan fungsi tanda “string”($) atau nilai absolut dalam penggunaan rumus Ms excel

Secara pengertian dan fungsinya tanda $ atau yang disebut absolute reference, fungsinya sederhana tetapi sangat membantu, tanda $ excel ini digunakan untuk menentukan apakah referensi sebuah rumus dalam sel yang di copy dari sel lain itu berubah atau tidak. Atau sederhananya untuk membuat rumus sel berubah atau tetap mengikuti rumus sel yang di copy sebelumnya.

Contohnya jika kita membuat formula dalam sel B1 yang mereferensikan sel A1, maka setiap nilai di A1 akan di tampilkan juga di B1, untuk rumus sederhana ini tanpa menggunakan tanda $ pun tentu bisa dilakukan. Namun jika kita ingin memindahkan atau mengcopy sel tersebut tentu akan berubah nilainya maka dari itu kita bisa menggunakan tanda $ agar nilainya tetap meskipun dicopy ke sel lain.

Tanda $ excel ini secara sederhana membuat alamat sel yang diberi tanda $ di bagian depannya untuk tidak berubah saat di pindahkan atau di copy ke sel lain. dan untuk mempermudah memberikan tanda dollar ‘$’ pada alamat sel kita bisa menggunakan shortcut F4 , seperti contoh pada gambar berikut


Dengan menekan F4 maka A4 akan berubah menjadi $A$4 maka jika sel ini dicopy tidak akan merubah referensi selnya, jika F4 diklik lagi maka A4 akan berubah menjadi A$4 yang berarti hanya nilai baris ke-4 yang tidak berubah, demikian juga dengan $A4 maka hanya nilai kolom A tidak berubah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kegunaan dan Fungsi Dari Tombol Keyboard

Fungsi tombol-tombol Pada Keyboard Begitu banyak tombol yang ada pada keyboard dan begitu banyak pula fungsi dari masing-masing tombol. Berikut Penjelasan kegunaan penekanan tombol tunggal. F1 = banyak digunakan untuk help F2 = rename, change volume F3 = searching F5 = refresh, slide show pada powerpoint F6 = addressing F12 = save as Prt Scr SysRq = Print screen (men-shoot tiap tampilan yang ada di monitor) Scroll Lock = mengunci fungsi glidder dari sebuah mouse scroll Pause Break = mengubah kondisi komputer menjadi stand by Tab = loncat beberapa karakter Caps Lock = mengubah huruf menjadi huruf kapital Shift = mengubah karakter dan mengaktifkan fungsi simbol pada kondisi tertentu Num Lock = mengaktifkan fungsi tombol numerik di sebelah kanan pada keyboard Home = mengembalikan posisi kursor pada awal kalimat End = melrtakkan kursor pada posisi di akhir kalimat Page Up/Pg Up = menaikkan layar per paragraf P...

Fungsi “LEFT”, “MID”, “RIGHT” untuk mencari berberapa karakter dari suatu kata

Fungsi “LEFT”,”MID”,DAN “RIGHT”. Untuk mencari beberapa karakter dari suatu kata Fungsi Text  Fungsi text digunakan utnuk membaca pada bagian tertentu dari suatu teks yang terdapat pada sebuah sel. Teks yang terbaca terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian kiri, tengah dan kanan.  1. LEFT(Text;Num_chars)  2. MID (Text;Start_num;Num_chars)  3. RIGHT(Text;Num_chars)  Keterangan  Text : Letak sel dari teks yang akan dibaca  Start_num : Nomor karakter pertama dari teks yang akan dibaca  Num_chars : Jumlah karakter yang dibaca Ketentuan:  Nomor siswa terbagi menjadi tiga bagian:  1. Dua karakter di sebelah kiri adalah Tahun Angkatan  2. Empat karakter di tengan adalah Nomor Induk  3. Satu karakter disebelah kanan adalah Jurusan  4. Nomor induk (B5) Jurusan (C5)  1. Jika “L” maka “LISTRIK”  2. ...

Menggunakan fungsi logika “IF” dan contoh penggunaanya

Fungsi Logika Fungsi logika atau IF berfungsi untuk menguji suatu logika kondisi dengan syarat tertentu untuk mendapatkan nilai benar atau salah. Logika tunggal adalah pengujian dengan menggunakan satu syarat yang ditetapkan. Statemen fungsi logika IF adalah sebagai berikut:  =IF(Logica_test; Value_if_true; Value_if_false) Keterangan : Logical Test : Sel yang diuji dan syarat yang ditetapkan  Value If True : Kondisi jika syarat yang ditetapkan terpenuhi  Value If False : Kondisi jika syarat yang ditetapkan tidak terpenuhi  Contoh:  Jika Kode adalah ‘S’, maka Keterangan “Simpati”  Jika Kode adalah ‘M’, maka Keterangan “Mentari”  Fungsi Logika Bertingkat  Logika bertingkat terjadi jika syarat yang ditetapkan lebih dari satu.  Contoh:  Jika Kode adalah ‘S’, maka Keterangan “Simpati”  Jika Kode adalah ‘M’, maka Keterangan “Mentari”  Jika Kode adalah ‘I’, maka Keterangan “IM3”...